Graham Poll Puji Sikap Keberanian Michael Oliver

Graham Poll Puji Sikap Keberanian Michael Oliver – Belum lama ini mantan wasit Premier League, Graham Poll melempar pujian terhadap keputusan yang sudah di buat Michael Oliver. Pada laga leg kedua Liga Champions antara Real Madrid melawan Juventus yang diselenggarakan di Santiago Bernabeu. Menurutnya wasit tersebut sangat berani mengambil keputusan dengan menghadiahkan penalti kepada Los Blancos.

Oliver meniupkan peluit tanda pelanggaran usai ia melihat duel antara Lucaz Vazquez dan Mehdi Benatia di kotak penalti.  Vazquez terkena benturan hebat dari kaki kiri Benatia yang ingin menghalau bola dari sundulan Cristiano Ronaldo. Insiden tersebut terjadi di menit-menit terakhir sebelum pertandingan dinyatakan berakhir.

Keputusan yang dibuat Oliver untuk menghadiahkan penalti sempat mendapatkan reaksi yang cukup keras dari beberapa pemain Bianconneri. Terutama sosok kapten Gianluigi Buffon memberikan protes yang terbilang cukup berlebihan, hal tersebut membuat Oliver  tanpa segan-segan langsung memberikan kartu merah terhadap pemain yang berusia 40 tahun itu.

Graham Poll Puji Sikap Keberanian Michael Oliver

Meskipun keputusan Michael Oliver disebut keputusan yang kontroversial bagi beberapa piak, namun Graham Poll tetap meyakinkan bahwa keputusan yang di buat Oliver sangat tepat. Poll juga sangat menyayangkan jika Oliver absen menjadi wasit di Agen Bola Piala Dunia 2018 yang akan di selenggarakan di Russia nanti.

“Beberapa pemain Juve memberikan protes yang cukup agresif terhadal Oliver, ia di kelilingi serta dilecehkan oleh beberapa pemain Bianconerri. Meskipun begitu ia tetap merasa tenang dan sigap memberikan keputusan kartu merah kepada Buffon yang memberikan protes berlebih-lebihan.” ucap Graham Poll

“Sangat disayangkan jika sosok wasit seperti Michael Oliver tidak berada di dalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 nantinya. Saya berharap suatu saat FA akan mempromosikan wasit yang berusia 33 tahun itu di ajang pentas dunia.” tandasnya

Laga leg kedua tersebut pun berakhir cukup dramatis. Dimana Juve sanggup membalikkan agregat menjadi 3-3 meskipun akhirnya kalah usai hadiah penalty yang diberikan wasit kepada kubu Real Madrid.